Pengantar Jaringan komputer
Pengantar Jaringan komputer
Pertemuan pertama
A. Definisi jaringan komputer
Jaringan Komputer adalah koneksi yang memumungkinkan dua device atau lebih saling berhubungan baik secara fisik maupun secara logika yang saling berkomunikasi untuk bertukar data atau informasi. Dalam bertukar data atau informasi tentunya ada pihak yang menerima dan pihak yang memberi. Pihak penerima layanan disebut klien (client) sedangkan yang memberikan layanan disebut peladen (server)
B. Manfaat Jaringan Komputer Berbagi Sumber Daya:
Pengguna dapat berbagi file, aplikasi, dan perangkat keras seperti printer dan scanner. Komunikasi: Memungkinkan komunikasi cepat dan efisien melalui email, pesan instan, video conference, dll. Keamanan Data: Data dapat disimpan secara terpusat dengan keamanan yang lebih baik. Efisiensi dan Produktivitas: Meningkatkan efisiensi kerja dan kolaborasi tim. Pengelolaan Terpusat: Memudahkan pengelolaan dan pemeliharaan sumber daya IT.
C. Sejarah perkembangan komputer
1. Komputer Generasi I
1960-an ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) dikembangkan oleh Departemen Pertahanan AS, cikal bakal internet.
![]() |
| gambar perkembangan komputer |
2. Komputer Generasi II
1970-an Pengembangan protokol TCP/IP, protokol dasar komunikasi internet.
3. Komputer Generasi III
1980-an muncul Ethernet diperkenalkan oleh Xerox, DEC, dan Intel sebagai standar jaringan lokal (LAN).
4. Komputer Generasi IV
1990-an memiliki Internet pesat berkembang kemunculan dengan World Wide Web (WWW) oleh Tim Berners-Lee.
5. Komputer Generasi V
2000-an Munculnya layanan berbasis web seperti email, sosial media, dan e-commerce.
6. Komputer Generasi Sekarang
Saat ini terdapat jaringan nirkabel, IoT, dan teknologi jaringan canggih lainnya seperti SDN dan NFV.
D. Klasifikasi Jaringan Komputer
1. Berdasarkan Jangkauan Geografis LAN (Local Area Network):
Menghubungkan komputer dalam area lokal seperti satu gedung atau kampus.
MAN (Metropolitan Area Network)
Menghubungkan jaringan dalam area yang lebih luas dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN, seperti antar kantor dalam satu kota. WAN (Wide Area Network)
Menghubungkan jaringan yang tersebar secara geografis luas, bisa antar kota, negara, atau benua.
2. Berdasarkan Metode Transmisi
Jaringan Berkabel (Wired Network) : Menggunakan kabel fisik seperti Ethernet atau fiber optic untuk menghubungkan perangkat. Buku Ajar Jaringan Komputer Konsep Dasar & Implementasi - 3
Jaringan Nirkabel (Wireless Network) : Menggunakan gelombang radio untuk menghubungkan perangkat, contoh: Wi Fi, Bluetooth.
Jaringan Optik (Optical Network): Menggunakan serat optik untuk mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi. Contoh: Jaringan backbone internet.
Jaringan Satelit (Satellite Network): Menggunakan satelit untuk koneksi jarak jauh. Contoh: Jaringan komunikasi di daerah terpencil.
3. Berdasarkan Topologi
Topologi Bus: Semua perangkat terhubung ke satu kabel utama.
Topologi Ring: Setiap perangkat terhubung ke dua perangkat lainnya, membentuk lingkaran.
Topologi Star: Semua perangkat terhubung ke satu perangkat pusat (hub atau switch).
Topologi Mesh: Setiap perangkat terhubung langsung ke banyak perangkat lain.
Topologi Hybrid: Kombinasi dari dua atau lebih topologi dasar.
4. Berdasarkan Hak Akses
1. Jaringan Publik (Public Network) : Jaringan yang terbuka untuk diakses oleh semua pengguna tanpa batasan. Contoh : Internet, jaringan Wi-Fi di tempat umum. Keunggulan: Mudah diakses dan berskala besar. Tantangan : Rentan terhadap ancaman keamanan seperti serangan malware atau peretasan.
2. Jaringan Pribadi (Private Network): Jaringan yang hanya dapat diakses oleh individu atau kelompok dengan hak akses tertentu. Contoh : Jaringan perusahaan atau jaringan rumah. Keunggulan: Keamanan dan privasi lebih terjamin. Tantangan : Membutuhkan manajemen dan pengaturan akses yang lebih ketat.
3. Jaringan Hybrid: Kombinasi antara jaringan publik dan jaringan pribadi. Contoh : Jaringan perusahaan yang terhubung ke internet dengan firewall untuk melindungi data internal. Keunggulan: Memungkinkan fleksibilitas akses. Tantangan : Memerlukan infrastruktur keamanan yang kompleks.
5. Berdasarkan Model Akses
1. Model Akses Terpusat (Centralized Access): Semua aktivitas jaringan dikelola melalui satu titik akses, seperti server pusat. Contoh : Sistem database perusahaan. Keunggulan: Mudah diawasi dan dikelola. Tantangan : Jika titik akses tunggal bermasalah, seluruh jaringan dapat terganggu.
2. Model Akses Terdistribusi (Distributed Access):Aktivitas jaringan tersebar di beberapa titik akses. Contoh : Sistem peer-to-peer (P2P) seperti torrent. Keunggulan: Lebih tahan terhadap gangguan di satu titik. Tantangan : Memerlukan koordinasi yang lebih kompleks antar perangkat.
3. Model Akses Hibrida: Kombinasi dari model terpusat dan terdistribusi, sering digunakan dalam sistem modern. Contoh : Cloud computing yang memadukan pusat data dengan akses terdistribusi pengguna. Keunggulan: Efisiensi dan skalabilitas tinggi. Tantangan : Membutuhkan infrastruktur yang canggih.
6. Berdasarkan Tingkat Akses
1. Jaringan Terbuka (Open Network): Tidak memiliki batasan akses, semua pengguna dapat terhubung. Contoh : Hotspot Wi-Fi publik. Keunggulan: Mudah diakses. Tantangan : Rentan terhadap serangan siber.
2. Jaringan Terbatas (Restricted Network):Memberikan akses hanya kepada pengguna tertentu dengan hak akses yang ditentukan. Contoh : Jaringan intranet perusahaan. Keunggulan: Keamanan lebih baik dibandingkan jaringan terbuka. Tantangan : Membutuhkan pengelolaan hak akses pengguna.
3. Jaringan Tertutup (Closed Network): Hanya pengguna yang memiliki hak khusus yang dapat mengakses jaringan ini. Contoh : Jaringan militer atau jaringan penelitian rahasia. Keunggulan : Sangat aman. Tantangan : Aksesibilitas sangat terbatas.
E. Komponen Dasar Jaringan Komputer
1. Perangkat Keras Jaringan NIC (Network Interface Card) :
Menghubungkan komputer ke jaringan. Hub: Perangkat sederhana yang menghubungkan beberapa komputer dalam jaringan. Switch: Perangkat yang menghubungkan komputer dalam jaringan dan mengelola data yang dikirim ke dan dari perangkat. Router: Menghubungkan jaringan yang berbeda dan mengarahkan lalu lintas data. Modem: Mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog dan sebaliknya, memungkinkan koneksi internet melalui saluran telepon atau kabel.
2. Perangkat Lunak Jaringan Sistem Operasi Jaringan:
Mengelola sumber daya jaringan, seperti Windows Server, Linux, dan Unix. Protokol Jaringan: Aturan yang menentukan bagaimana data dikomunikasikan dalam jaringan, seperti TCP/IP, HTTP, FTP, dll.
E. Model OSI dan TCP/IP
1. Model OSI (Open Systems Interconnection)
Layer 1 (Physical) : Media transmisi fisik.
Layer 2 (Data Link) : Pengalamatan fisik dan kontrol akses media.
Layer 3 Pengalamatan routing. (Network) logis : dan routing
Layer 4 (Transport) : Pengiriman data end-to-end dan kontrol kesalahan.
Layer 5 (Session) : Mengelola sesi komunikasi.
Layer 6: Presentation: Translasi data, enkripsi, dan kompresi.
Layer 7 (Application) : Antarmuka pengguna dan aplikasi jaringan.
2. Model TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
Layer 1 (Network Interface) Menghubungkan perangkat ke jaringan.
Layer 2 (Internet) Mengelola pengalamatan IP dan routing.
Layer 3 (Transport) Menyediakan pengiriman data end to-end (TCP/UDP).
Layer 4: Application: Menyediakan layanan jaringan untuk aplikasi (HTTP, FTP, dll).







Komentar
Posting Komentar